Bapak yang Merangkul Semua

Salam rindu untuk bapakku, Presiden Joko Widodo. Saya selalu mendoakan agar Bapak diberi kesehatan jasmani dan rohani. Karena, jika Bapak sakit negeri ini pun akan  merasakan sakit.

Surat cinta ini mewakili ungkapan rindu, terima kasih, dan kasih sayang dari saya dan rakyat Indonesia untuk pemimpin gagah kita Bapak Joko Widodo. Banyak kata yang ingin saya tulis sebagai ucapan terima kasih, namun sepertinya surat ini belum cukup untuk menyampaikan rasa terima kasih ini.

Terima kasih Bapak, karena selalu memperhatikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Selalu berjuang tanpa henti untuk rakyat dan  bangsa ini. Dari Sabang hingga Merauke Bapak jelajahi demi melakukan kebijakan untuk kami. Bapak selalu memperlihatkan dan mengajarkan cara menjaga persatuan. Bapak selalu mengukuhkan asas persatuan Indonesia.

Saya bermimpi untuk bisa berinteraksi dengan Bapak. Saat ke kota saya, Sukabumi, Bapak tidak mengatur jarak antara seorang pemimpin dan rakyatnya. Bapak memberikan kesempatan kepada rakyat dengan memberikan kesempatan berfoto bersama, berjabat tangan. Bahkan Bapak memberikan sepeda kepada rakyat Indonesia dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan unik dan luar biasa. Bapak ingin pemimpin dan rakyatnya menjadi dekat.

Saya bangga mempunyai pemimpin seperti Bapak Joko Widodo. Pemimpin yang selalu rendah hati, pemimpin yang selalu berjuang demi kepentingan rakyat Indonesia. Banyak sekali cacian yang Bapak dapatkan, namun Bapak tidak mendengarkan cacian itu dan terus berjuang demi kami. Bapak tidak pernah membeda-bedakan mana rakyat yang membenci dan yang menyayangimu. Bapak tetap merangkul semuanya.

Saya juga bangga terhadap Bapak yang selalu menghabiskan waktu dari pagi, siang, sore, hingga malam sekalipun, hanya untuk bangsa Indonesia. Jangan pernah berhenti berjuang, Pak. Tetap semangat.

Surat cinta ini sekaligus kebangaan saya untuk Bapak Joko Widodo. Jangan pernah merasa sendiri, Pak. Banyak yang bangga dan sayang Bapak. ***

Wulanyani, peserta lomba Surat Cinta untuk Jokowi

BAGIKAN