Cara Ibu Negara Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar

SekaliLagi.id – Dalam kunjungan di Jawa Timur, kemarin, Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengikuti kegiatan “Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pornografi, Hoaks, dan Bullying, serta Peduli Kebersihan dan Lingkungan Hidup” di Banyuwangi yang dihadiri siswa sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Ibu Iriana dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla yang datang bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) memberikan tantangan kepada para pelajar. “Kalau bisa menjawab pertanyaan, ada hadiahnya. Ada dua laptop, jam tangan, dan ransel sekolah,” kata Ibu Iriana.

Ibu Iriana lalu mengajukan pertanyaan kepada Muhammad Alfi Prasetyo, siswa kelas 8 SMP 5 Banyuwangi. “Coba, materi apa saja yang tadi diberikan?”

“Pertama bahaya dan pengertian bullying. Kedua bahaya macam-macam narkoba dan ciri-ciri orang yang pakai narkoba. Ketiga, kebersihan lingkungan baik di darat maupun laut. Keempat,  teknologi, seperti manfaat handphone itu banyak sisi positif dan negatifnya, tergantung kita yang memakainya,” jawab Alfi lancar yang mendapatkan tepuk tangan riuh.

“Tapi pertanyaannya bukan itu,” kata Ibu Iriana yang disambut tawa hadirin. “Apa yang kamu ketahui tentang sampah?”

“Sampah adalah kotoran. Sampah terdiri dari sampah organik dan anorganik,” jawab Alfi.

“Apa yang kamu ketahui tentang internet?” tanya Ibu Iriana lagi.

“Tempat untuk mencari informasi. Segala informasi bisa kita dapat melalui internet, baik kebersihan, teknologi, wawasan, dan lainnya,” jawab Alfi.

“Hadiahnya laptop,” kata  Ibu Iriana yang kemudian memberikan hadiah.

Ibu Iriana kemudian mengundang Kevin, siswa kelas 7 SMP 2 Banyuwangi, tampil menjawab pertanyaan kuis. Kevin mendapat pertanyaan tentang bahaya narkoba.

“Apa itu narkoba?” tanya Ibu Mufidah.

“Narkoba itu barang haram. Tidak boleh digunakan masyarakat. Ada banyak jenis seperti sabu-sabu, ekstasi, dan ganja. Narkoba juga obat berbahaya,” jawab Kevin.

“Apa ciri-ciri orang yang kecanduan narkoba?” tanya Ibu Mufidah.

“Ciri-cirinya kecanduan, suka mengambil barang orang tua, suka mencuri, suka marah-marah, dan badan lemas,” jawab Kevin.

“Hadiahnya laptop,” kata Ibu Mufidah yang disambut tepuk riuh para pelajar.

Kegiatan sosialisasi diakhiri pemutaran lagu tema Asian Games 2018 “Meraih Bintang”. Para peserta ikut bernyanyi sembari bergoyang. Ibu Iriana dan ibu-ibu OASE Kabinet Kerja pun ikut bergoyang. [SL2]

BAGIKAN