Cerita Cinta dari Negeri Sakura

Selamat pagi, Pak Jokowi…

Hari ini hari yang dingin. Di luar salju turun tipis. TV di rumah kami mengabarkan tahun ini musim dingin, paling dingin setelah 48 tahun di Jepang. Okayama dan beberapa kota di Jepang lainnya yang jarang kebagian salju juga merasakan turunnya salju tahun ini.

Saat turun salju seperti ini kami sangat riang. Anak-anak kami terkadang berlari keluar rumah untuk sekadar merasakan salju menerpa wajah atau menjulurkan lidah mereka untuk menghilangkan rasa penasaran pada rasanya yang dingin itu. Kami pun tidak mau ketinggalan mengambil HP, merekam dan mengunggahnya di Facebook dan Instagram.

Mungkin para tetangga kami di sini senyum-senyum mengatakan katro dalam hati dan para tetangga di Indonesia nyinyir tapi tetap nonton videonya sampai habis. Hehe. Tapi ada juga yang ikut bahagia. Di Indonesia tidak ada salju kan, Pak?

Di TV mengabarkan 20 Januari 2018 adalah 60 tahun persahabatan Indonesia – Jepang. Tahun lalu waktu masih aktif di PPI Jepang, KBRI dan KJRI telah sounding bahwa tahun ini peringatan 60 tahun persahabatan Indonesia – Jepang, tapi saya tidak tahu jika tepat tanggal 20 Januari, 60 tahun lalu hubungan kerja sama bilateral kedua bangsa ini dimulai. Seandainya di suatu acara Bapak memanggil saya ke depan untuk diberi pertanyaan mengenai hal ini, saya pasti tidak bisa menjawabnya dan saya tidak mendapatkan hadiah sepeda.

Dari TV juga saya melihat foto Bapak di sebuah media lokal. Di media sosial juga ramai membicarakan foto dan artikel yang membahas profil Bapak di dua halaman koran itu. Saya tahu ini pasti ada hubungannya dengan momentum perayaan 60 tahun hubungan Indonesia – Jepang. Dan saya paham beginilah cara orang Jepang menghormati dan memberikan penghargaan kepada orang lain yang dianggap penting.

1
2
3
4
BAGIKAN