Salah Kaprah Mencapai Tidur Sehat

SekaliLagi.id – Banyak ahli kesehatan merekomendasikan tidur malam setidaknya 8 jam agar tubuh tetap prima dan panjang umur. Faktanya, ternyata untuk mencapai 8 jam itu dibutuhkan waktu lebih panjang yang justru bisa mengancam kesehatan.

Baru-baru ini Dr Daniel Gartenberg dari Universitas Pennsylvania Amerika Serikat, mengungkapkan kesalahpahaman tentang masalah tidur, termasuk tidur siang.

Berdasarkan hitungannya, untuk mendapatkan tidur malam yang sehat 8 jam harus memperpanjang waktu di tempat tidur minimal hingga 8,5 jam, bukan hanya 8 jam.

“Untuk mendapatkan tidur 8 jam yang sehat, dan ini paling banyak dilakukan, kita perlu berada di tempat tidur selama 8,5 jam,” Gartenberg, seperti dikutip Iflscience (27/6).

“Dalam kajian umum dijelaskan tidur yang sehat ternyata menghabiskan lebih dari 90 persen waktu selama di tempat tidur. Artinya, jika berada di tempat tidur selama 8 jam, sebetulnya hanya benar-benar tidur sehat selama 7,2 jam,” katanya.

Hal tersebut disebabkan banyak hal. Misalnya sebelum tidur, kebanyakan orang bermain telepon genggam atau perangkat lain. Padahal, sinar layar gawai mengganggu kualitas tidur.

Berdasarkan data National Health Service di Inggris, kebiasaan tidur yang buruk akan membuat rentan mengalami masalah jantung, diabetes, dan membuat umur lebih pendek.

Para ahli juga mengamati, sebagian besar orang membutuhkan waktu 8 jam untuk tidur sehat. Ada pula yang hanya memiliki waktu tidur kurang dari 8 jam atau malah lebih dari 8 jam. Ada gejala umum yang bisa diamati. Apabila merasa lelah setelah bangun tidur dan mencoba mencari waktu untuk tidur siang, ini berarti kurang tidur.

Sebuah hasil penelitian memaparkan, tidur lama di akhir pekan dapat membantu terhindar dari risiko kurang tidur. Penelitian lain mengungkapkan, tidur kurang dari 5 jam dalam sehari selama seminggu berturut-turut dapat mengancam jiwa. Tingkat mortalitasnya 52 persen lebih tinggi daripada yang memiliki waktu tidur malam 6 atau 7 jam. [SL2]

BAGIKAN