Kebakaran Hutan & Lahan Turun 85%

Presiden Jokowi meninjau titik api di Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, 24 September 2015.

SekaliLagi.id – Jumlah dan luasan kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah di Tanah Air pada tahun 2018 turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu terjadi karena sistem penegakan hukum, pengawasan di lapangan, serta dikeluarkan peraturan presiden mengenai kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah juga terus berupaya mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

“Saya kira (penegakan hukum) cukup tegas. Pembentukan Badan Restorasi Gambut juga arahnya ke sana. Kita sudah berupaya sangat serius dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Yang jelas kebakaran hutan turun lebih dari 85 persen,” kata Presiden Joko Widodo di Jakarta, Kamis (23/8), menanggapi masih terjadinya kebakaran hutan di Kalimantan Barat.

Selama sebulan terakhir kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat telah membawa korban jiwa. “Sudah empat orang dilaporkan meninggal dunia,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, Rabu (22/8). [SL2]

BAGIKAN