Presiden Jokowi Tantang Bos Alibaba

Presiden Jokowi menerima kunjungan Jack Ma di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor.

SekaliLagi.id – Presiden Jokowi menantang Manusia Rp 570 Triliun, Jack Ma, melakukan aksi nekat dan spektakuler seperti yang dilakukan saat pembukaan Asian Games 2018.

Tantangan itu disampaikan saat menerima kunjungan Jack Ma di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (1/9). Pendiri dan Executive Chairman Alibaba Group itu datang khusus ke Jakarta untuk menghadiri upacara penutupan Asian Games 2018. Asian Games 2022 akan diselenggarakan di Hangzhou, Tiongkok, yang juga kantor pusat Alibaba Group.

“Saya berharap dapat melihat giliran penampilan (spektakuler) Anda pada upacara penutupan. Saya sudah melompat dari sepeda motor untuk melakukan bagian saya dalam upacara (pembukaan) Asian Games 2018,” kata Presiden Jokowi disambut tawa hangat kepada Jack Ma dan semua yang hadir.

Jack Ma dikenal dengan kekayaan US$ 38,2 miliar atau sekitar Rp 570 triliun. Pengusaha berusia 53 tahun ini orang terkaya 20 di dunia dan nomor 3 di China. Kekayaannya didapat dari bisnis e-commerce yang dibangunnya, Alibaba, salah satu online marketplace terbesar di dunia. Pada 2014 Alibaba dinobatkan sebagai online marketplace tersukses dengan dana IPO Rp 289,9 triliun. Saat ini memiliki kapitalisasi pasar US$ 500 miliar atau setara Rp 6.655 triliun.

Road Map e-Commerce

Presiden Jokowi dan Jack Ma membahas road map e-commerce Indonesia yang sudah diumumkan sejak awal 2016. “Ada beberapa hal dalam pembahasan tersebut, yaitu masalah talent, sumber daya manusia,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Muncul pula ide membangun Jack Ma Institute untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Selain untuk memenuhi kebutuhan SDM di dalam negeri, juga untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pemasok SDM bagi negara-negara di kawasan Asia.

Talent menjadi isu nomor satu di dunia. Saking cepatnya pertumbuhan ekonomi digital, sumber daya manusia belum bisa mengejar,” kata Menteri Rudiantara.

Dibahas pula pemanfaatan platform untuk meningkatkan ekspor Indonesia, khususnya ke Tiongkok. Rencana tersebut akan ditindaklanjuti dalam pertemuan Jack Ma dengan beberapa menteri.

Road map e-commerce Indonesia memuat tujuh poin mengenai upaya pengembangan ekonomi digital, meliputi sumber daya manusia atau talent, logistik, pendanaan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, pajak, pendidikan, dan keamanan siber. “Dari sisi logistik, kita sedang mentransformasi PT Pos Indonesia dari orientasi pos menjadi perusahaan logistik,” katanya.

Dalam bidang infrastruktur komunikasi, Palapa Ring ditargetkan selesai tahun 2019 sehingga nanti semua kabupaten dan kota di Indonesia sudah terhubung dengan jaringan internet kecepatan tinggi. “Infrastruktur sudah siap lebih cepat. Tinggal nanti balik lagi fokus kepada SDM,” kata Menteri Rudiantara. [SL2]

BAGIKAN