Saya, Jokowi, dan Indonesia

Assalamualaikum Bapak Jokowi. Semoga Bapak sehat selalu.

Saya mencoba menulis surat untuk Bapak Jokowi. Ini bukan tentang puas, tidak puas, keras, atau kurang keras kerja Anda. Ini tentang Anda, saya, dan Indonesia.

Bapak Jokowi yang terhormat, saya bukanlah orang besar seperti Anda. Jadi, tentu saya bukanlah kerabat yang Anda kenal sebelumnya. Bahkan, nama Anda pun seperti baru-baru ini saja saya dengar, akan tetapi Indonesia menyatukan kita dalam rasa cinta.

Mungkin saat ini saya bukanlah apa-apa. Bahkan, yang saya lakukan tentu belum sebermakna yang Anda perjuangkan untuk Indonesia. Namun, saya dan Anda tetap sama, Indonesia.

Jika banyak suara tidak berkenan terhadapmu, tolong jangan dimasukkan hati. Saya tahu dan saya selalu yakin cinta tulusmu tak kan pernah berkurang untuk Indonesia.

Tak apalah jika seribu manusia membenci dan menyerang Anda. Maafkan dan ikhlaskanlah. Toh, Indonesia tetap milikmu dan selamanya begitu.

Jika kesempurnaan yang Tuhan miliki saja dibenci setan, apalagi Anda, makhluk ciptaan-Nya yang jauh dari sempurna. Tentu mereka yang membenci Anda akan memahaminya ketika sadar bahwa mereka bukanlah layaknya setan.

1
2
BAGIKAN